GARUT [Media Jabar Kita],- Dari seluruh pelanggan PDAM Tirta Intan Kabupaten, 15% diantaranya tidak tertib dalam pembayaran tagihan tiap bulannya, mereka bisa menunggak sampai 2 atau bulan, demikian diungkapkan direktur PDAM Tirta Intan Garut, Doni Suryadi ST saat ditemui wartawan.

“Dari sekitar 32ribu pelanggan yang tercatat di PDAM Garut, hanya sekitar 85% saja yang tertib membayar tiap bulannya.” ungkap Doni.

Walaupun PDAM saat ini sudah menggunakan sistem pembayaran online, namun tetap saja memiliki kekurangan karena sistem online hanya bisa dilakukan di loket pembayaran PDAM saja,”Tidak seperti pembayaran lain seperti listrik, cicilan, motor, pajak yang bisa dilakukan di satu wilayah, seperti kantor pos misalnya.” tambah Doni.

Doni mengungkapkan, walaupun sebagian pelanggan masih tidak tertib dalam melakukan pembayaran, namun hal itu tidak mengganggu operasional PDAM, semua berjalan normal sebagaimana mestinya, karena biaya operasional PDAM ditopang oleh dana yang telah ada posnya.

“Saat ini kita memiliki sistem online, sehingga setiap pelanggan yang menunggak bisa terpantau oleh PDAM pusat, dengan pembentukan 3 cabang juga turut membantu proses pemantaun ini.” tutur Doni.

Doni menambahkan, dengan sistem online ini, sekarang pelanggan tidak bisa menunggak sampai jangka waktu 2-3 bulan, karena lewat dari 3 bulan pelanggan bisa dicabut meterannya/ dinonaktifkan setelah sebelumnya oleh PDAM dilakukan peneguran,”Jika pelanggan sudah melunasi cicilannya, maka meteran air bisa diaktifkan kembali.”

Ditempat yang sama Hanan, Kepala Bagian Hubungan Langganan (Kabag Hublang) PDAM Tirta Intan Garut menambahkan sistem online ini bisa meminimalisir pelanggan PDAM yang menunggak dalam jangka waktu yang lama, “Sebelum sistem online diberlakukan si pelanggan bisa menunggak sampai jangka waktu 2 tahun lamanya.” ungkap Hanan.

Hanan menuturkan, tunggakan yang mencapai jangka waktu lama ini biasanya dua pihak kadang saling menyalahkan, pelanggan menuduh kenapa pihak PDAM tidak menagih, sedangkan pihak PDAM menuduh kenapa si pelanggan tidak membayar.(Yuyus)***